Pages

Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

HSI 1.02 : TAUHID, SYARAT MUTLAK MASUK SURGA


Bertauhid adalah modal bagi seorang manusia yang ingin merasakan kebahagiaan surga, meskipun sebelum masuk surga mungkin di adzab dulu di neraka karena dosa-dosanya.

Nabi Shalallahu’alaihi wassalam bersabda:

“Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, demikian pula bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusan-Nya, dan kalimat-Nya yang di sampaikan kepada Maryam, dan dengan tiupan ruh dari-Nya dan bersaksi bahwa surga adalah benar dan neraka adalah benar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga bagaimana pun amal yang dikerjakannya.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Nabi Shalallahu’alaihi wassalam bersabda:

“Sesungguhnya Allah mengharamkan dari neraka, bagi siapa yang mengucapkan Laa ilaha illallah (tiada sesembahan yang benar disembah selain Allah) yang dengannya mengharap wajah Allah.” (HR Bukhari 425 dan Muslim 33)

Modal utama untuk mendapatkan surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah dengan bertauhid.

HSI 1.01 : MENGAPA KITA WAJIB BERTAUHID



Kita wajib bertauhid karena Allah Subhana Wa Ta’Ala menciptakan jin dan manusia hanyalah untuk bertauhid, yaitu mengesakan ibadah untuk Allah Subhana Wa Ta’ala.

Allah berfirman dalam Surat Adz- Dzariyat 56:
مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”

Allah Subhana Wa Ta’ala telah mengutus para Rasul untuk umatnya dengan tujuan mengajak mereka kepada tauhid.

Allah Subhana Wa Ta’ala berfirman dalam Surat An-Nahl 36:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ ۚ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang di beri petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”

Thaghut adalah segala sesembahan selain Allah Subhana Wa Ta’ala. Seorang muslim yang tidak memahami tauhid yang merupakan ajaran inti agama islam sebenarnya tidak memahami agamanya, meskipun dia mengaku telah mempelajari ilmu-ilmu yang banyak.